Cara main CATAN
Tiga sampai empat pemain rebutan bahan buat bangun jalan, desa, dan kota di pulau Catan yang tersusun dari ubin segi enam. Siapa pun yang duluan nyampe 10 poin kemenangan pas giliran dia sendiri, langsung menang.
8 langkah · 8 klip · total 7:04
Yang ada di kotak
Papan pulau
19 ubin wilayah, rinciannya 4 Hutan penghasil kayu, 4 Ladang penghasil gandum, 4 Padang Rumput penghasil domba, 3 Perbukitan penghasil bata, 3 Pegunungan penghasil bijih, dan 1 Gurun yang nggak menghasilkan apa-apa. Ditambah 6 bingkai laut buat ngerapetin ubin di pinggir pulau, dan 9 keping pelabuhan, 4 di antaranya pelabuhan umum tukar 3:1 dan 5 sisanya pelabuhan khusus tukar 2:1, satu keping per jenis bahan.
Token angka
18 keping bulat bernomor 2 sampai 12. Cuma ada satu keping buat angka 2 dan satu buat angka 12, dan nggak ada keping angka 7 sama sekali. Ditaruh di tiap ubin daratan kecuali Gurun.
Kartu bahan
95 kartu, 19 lembar buat masing-masing dari lima jenis bahan: bata, gandum, kayu, bijih, dan domba.
Kartu pembangunan
25 kartu tertutup, terdiri dari 14 kartu Knight, 6 kartu Progress (2 Road Building, 2 Year of Plenty, 2 Monopoly), dan 5 kartu Victory Point (Library, Market, Chapel, Great Hall, University, masing-masing satu lembar).
Kartu biaya bangun
4 kartu, satu per warna pemain, nunjukin kombinasi bahan yang lu perlu buat bangun jalan, desa, kota, atau beli kartu pembangunan.
Kartu spesial
2 kartu, Longest Road dan Largest Army. Masing-masing senilai 2 poin kemenangan selama lu yang pegang.
Bidak bangunan
16 kota berbentuk gereja (4 per warna), 20 desa berbentuk rumah (5 per warna), dan 60 jalan berbentuk batangan (15 per warna).
Dadu dan perampok
2 dadu (satu kuning, satu merah) dan 1 bidak perampok yang mulai permainan nangkring di ubin Gurun.
- 1
Tujuan permainan
CATAN itu balapan bangun desa dan kota di pulau yang tersusun dari ubin segi enam, sambil rebutan bahan sama tetangga semeja. Tiap giliran, dua dadu dilempar dan jumlahnya nentuin ubin mana yang ngasih bahan ke pemilik desa atau kota di sebelahnya. Ada lima jenis bahan, bata, kayu, gandum, domba, dan bijih, yang lu tuker jadi jalan, desa, kota, atau kartu pembangunan. Pemain pertama yang punya 10 poin kemenangan pas giliran dia sendiri langsung menang. Desa senilai 1 poin, kota 2 poin, kartu Longest Road dan Largest Army masing-masing 2 poin selama lu pegang, dan tiap kartu Victory Point 1 poin. Tiap pemain mulai permainan udah bawa 2 poin dari 2 desa awal, jadi sebenernya lu cuma butuh 8 poin lagi. Kotak dasar ini dirancang buat 3 sampai 4 pemain saja.
Klip 1 · 0:52 - 2
Menyusun papan
Rakit dulu bingkai lautnya, cocokin angka di ujung tiap keping bingkai (1 ketemu 1, 2 ketemu 2, dan seterusnya). Kotak edisi lawas kadang beda dikit. Sebelum edisi ke-4, nggak ada bingkai laut sama sekali, ubin daratan cuma disusun ngambang gitu aja. Edisi ke-4 malah punya bingkai yang pelabuhannya udah nempel permanen, nggak pakai keping terpisah. Kartu Knight ada yang nulis Soldier di kotak lama, edisi 2025 nulis kayu jadi Wood dan kartu Victory Point ditulis polos tanpa nama gedungnya. Aturan mainnya tetap sama aja, cuma istilah dan tampilan komponennya yang beda. Buat main pertama kali, pakai Starting Set-up for Beginners: susunan ubin, keping pelabuhan, dan token angka semuanya udah dipatok tetap sesuai gambar di buku aturan, dan 2 desa plus 2 jalan tiap warna udah langsung terpasang di posisi yang ditentukan. Tiap pemain langsung dapet 3 kartu bahan dari ubin yang nempel ke desanya yang ditandai bintang putih, dan pemain paling tua yang mulai duluan. Kalau cuma bertiga, posisi warna merah di peta pemula nggak dipakai. Setelah kalian terbiasa, coba Variable Set-up: ubin dikocok tertutup lalu ditata acak, keping pelabuhan juga dipasang acak ke bingkai. Token angka ditempel ke tiap ubin daratan (lewati Gurun), dimulai dari satu sudut lalu urut sesuai huruf di baliknya berlawanan arah jarum jam menuju tengah papan, atau sepenuhnya acak asal token merah, 6 dan 8, nggak ada yang bersebelahan, termasuk 6 ketemu 6 atau 8 ketemu 8. Taruh bidak perampok di ubin Gurun, susun 5 tumpukan kartu bahan terbuka di pinggir papan, kocok kartu pembangunan lalu taruh tertutup, dan sisihkan 2 kartu spesial plus 2 dadu di dekat papan.
Klip 2 · 0:58 - 3
Penempatan awal, dua ronde berurutan zigzag
Penempatan zigzag ini cuma buat Variable Set-up, soalnya di peta pemula 2 desa dan 2 jalan tiap warna udah langsung terpasang lewat langkah menyusun papan. Ambil warna lu, persis 5 desa, 4 kota, 15 jalan, dan kartu biaya bangun warna itu. Ronde pertama, semua pemain lempar dadu, yang tertinggi jadi pemain pertama. Dia naro 1 desa di persimpangan kosong pilihannya, asal taat Distance Rule, yaitu ketiga persimpangan tetangganya harus kosong dari desa atau kota siapa pun, lalu 1 jalan yang nempel ke desa itu, dan giliran lanjut searah jarum jam ke pemain berikutnya sampai semua orang kebagian desa dan jalan pertamanya. Ronde kedua justru jalan berlawanan arah jarum jam, dimulai dari pemain terakhir di ronde satu, sehingga pemain pertama tadi baru kebagian giliran paling akhir. Desa kedua boleh ditaro di persimpangan kosong mana pun, nggak wajib nyambung ke desa pertama, asal masih taat Distance Rule yang sama. Jalan keduanya wajib nempel ke desa kedua itu. Begitu desa kedua berdiri, lu langsung ambil 1 kartu bahan buat tiap ubin yang nempel ke desa itu (desa pertama nggak ngasih bahan apa-apa). Pemain terakhir yang naro desa kedua yang mulai permainan sesungguhnya, dan dialah yang lempar dadu buat produksi giliran pertama.
Klip 3 · 0:53 - 4
Satu giliran: produksi, dagang, bangun
Tiap giliran berjalan lewat 3 fase berurutan, lempar dadu buat produksi, dagang, lalu bangun, dan kapan pun di giliran lu boleh mainkan 1 kartu pembangunan. Jumlah dua dadu nentuin ubin mana yang berproduksi, dan ini berlaku buat semua pemain, bukan cuma yang lagi giliran doang. Tiap desa yang nempel ke ubin itu dapet 1 kartu bahan, tiap kota dapet 2 kartu bahan. Kalau stok bahan di bank nggak cukup buat memenuhi semua yang berhak giliran itu, nggak ada satu pun yang dapet bahan itu, kecuali kekurangannya cuma nimpa 1 pemain doang, orang itu tetap dapet sisa stok yang ada. Ubin yang lagi ditumpangin perampok berhenti berproduksi sama sekali biarpun angkanya kelempar.
Klip 4 · 0:41 - 5
Dagang, domestik dan maritim
Habis lempar dadu, lu boleh dagang. Domestic trade cuma boleh sama pemain yang lagi giliran, pemain lain nggak boleh dagang sesama mereka sendiri, cuma bisa nawar ke pemain yang giliran. Lu nggak boleh ngasih kartu cuma-cuma, nggak boleh tuker bahan sejenis (3 bijih buat 1 bijih misalnya), dan kartu pembangunan nggak bisa didagangin sama sekali. Maritime trade jalan tanpa perlu pemain lain, tapi cuma bisa di giliran lu sendiri. 4:1 ke bank selalu kebuka, bahkan tanpa pelabuhan, asal lu nyerahin 4 kartu sejenis. Kalau desa atau kota lu nempel pelabuhan umum, jadi 3:1, syaratnya juga 3 kartu sejenis. Kalau nempel pelabuhan khusus, jadi 2:1, tapi cuma buat bahan yang ditunjuk pelabuhan itu, bahan lain tetap kena rasio 4:1 atau 3:1.
Klip 5 · 0:50 - 6
Membangun jalan, desa, kota, dan kartu pembangunan
Bayar bahan sesuai kartu biaya bangun warna lu. Jalan perlu bata dan kayu, desa perlu bata, kayu, domba, dan gandum, kota perlu 3 bijih dan 2 gandum (kota cuma bisa didapat dengan upgrade desa yang udah berdiri, desa lamanya balik ke stok lu), kartu pembangunan perlu bijih, domba, dan gandum. Dua syarat wajib buat desa baru, Distance Rule, yaitu ketiga persimpangan tetangganya harus kosong dari desa atau kota siapa pun termasuk punya lu sendiri, dan desa itu harus nyambung ke minimal 1 jalan lu. Jalan baru juga wajib nyambung ke jalan, desa, atau kota lu yang udah ada, dan cuma boleh 1 jalan per ruas jalur, nggak boleh nerusin lewat persimpangan yang udah keisi desa atau kota lawan. Stok bidak lu terbatas, maksimal 5 desa, 4 kota, 15 jalan. Kalau kelima desa lu udah abis dipasang, lu wajib upgrade salah satunya jadi kota dulu sebelum bisa bangun desa baru lagi. Kartu pembangunan juga nggak bisa dibeli lagi kalau tumpukannya udah habis.
Klip 6 · 0:54 - 7
Angka 7, perampok, dan kartu pembangunan
Kalau dadu jatuh di angka 7, nggak ada satu pun pemain yang produksi giliran itu. Tiap pemain yang pegang lebih dari 7 kartu bahan (jadi 8 lembar ke atas) wajib buang setengah dari kartunya sendiri, dibulatkan ke bawah kalau jumlahnya ganjil, misalnya 9 kartu berarti buang 4. Habis itu pemain yang lempar 7 wajib pindahin perampok ke ubin lain atau ke Gurun, nggak boleh dibiarin di ubin yang sama, lalu nyolong 1 kartu bahan acak dari salah satu pemilik desa atau kota yang nempel ke ubin baru itu (kalau korbannya lebih dari satu, lu yang milih; kalau korbannya kebetulan nggak pegang kartu bahan sama sekali, lu nggak dapet apa-apa). Kartu Knight ngelakuin persis dua langkah itu, pindahin perampok dan nyolong, dan bisa dimainkan kapan aja di giliran lu bahkan sebelum lempar dadu. Begitu lu punya minimal 3 kartu Knight dan kartu Largest Army belum dipegang siapa pun, lu yang ambil, senilai 2 poin. Kalau kartunya udah dipegang orang lain, lu cuma bisa ngerebut kalau jumlah Knight lu lebih banyak dari dia, bukan cuma nyamain. Kartu Progress ada 3 jenis, 2 lembar tiap jenis, Road Building ngasih 2 jalan gratis, Year of Plenty ngasih 2 kartu bahan bebas pilih dari bank, Monopoly maksa semua pemain lain nyerahin semua kartu dari satu jenis bahan yang lu sebut. Lu cuma boleh mainkan 1 kartu pembangunan per giliran, dan nggak boleh mainkan kartu yang baru lu beli giliran itu juga. Kartu Victory Point beda sendiri, nggak kena batasan satu kartu per giliran itu, nggak perlu ditunjukin ke pemain lain, dan boleh dibuka berapa lembar pun sekaligus begitu itu yang nutupin 10 poin buat menang.
Klip 7 · 0:59 - 8
Longest Road, Largest Army, dan garis akhir
Longest Road jatuh ke pemain pertama yang punya jalan menyambung minimal 5 ruas (cabang nggak dihitung, cuma cabang terpanjang yang dipakai), senilai 2 poin. Begitu ada pemain lain yang bangun jalan lebih panjang, kartu ini langsung pindah tangan, jadi ini bisa jadi selisih 4 poin sekaligus buat kedua pemain. Jalan lu juga bisa keputus kalau lawan bangun desa di persimpangan kosong yang ada di tengah jalur lu. Kalau jalan lu keputus tapi lu masih seri di posisi terpanjang, kartunya tetap di tangan lu. Begitu lu udah nggak punya jalur terpanjang lagi dan dua pemain atau lebih seri buat gantiin, kartunya disisihkan dulu, sampai ada yang unggul sendirian, sama kalau ternyata nggak ada satu pun jalur yang nyampe 5 ruas. Largest Army jatuh ke pemain pertama dengan 3 kartu Knight di depannya, senilai 2 poin, dan direbut lagi kalau ada pemain lain dengan Knight lebih banyak. Permainan berakhir begitu lu punya, atau baru saja nyampe, 10 poin kemenangan tepat di giliran lu sendiri, lu langsung menang saat itu juga. Kalau lu kebetulan udah nyampe 10 poin pas lagi giliran pemain lain, lu harus nunggu giliran lu sendiri buat ngeklaim kemenangan itu.
Klip 8 · 0:57
Yang sering keliru
- Ngira trade 4:1 ke bank butuh pelabuhan. Faktanya 4:1 selalu kebuka di giliran lu sendiri, walau lu nggak punya pelabuhan, pelabuhan cuma bikin rasionya lebih murah jadi 3:1 atau 2:1.
- Ngebolehin pemain lain dagang sesama mereka sendiri pas bukan giliran mereka. Aturannya cuma pemain yang lagi giliran yang boleh jadi pihak dagang, sisanya cuma bisa nawar ke dia.
- Salah hitung siapa yang wajib buang kartu pas kena 7. Bukan yang pegang 7 kartu, tapi yang pegang lebih dari 7 (jadi 8 lembar ke atas), dan jumlah buangnya dibulatkan ke bawah kalau ganjil.
- Ngira kartu pembangunan yang baru dibeli bisa langsung dimainkan giliran itu juga. Aturannya nggak boleh, kecuali kartu Victory Point yang memang boleh langsung dibuka kalau nutupin 10 poin buat menang.
- Ngaku menang begitu nyampe 10 poin pas giliran lawan. Kemenangan cuma sah kalau lu punya 10 poin pas giliran lu sendiri, kalau nyampenya pas giliran orang lain, lu harus nunggu giliran berikutnya buat ngeklaim.
Sumber: Rulebook resmi CATAN, edisi bahasa Inggris ke-5 (Catan GmbH & Catan Studio, cetakan 2020, catan_base_rules_2020_200707.pdf dari catan.com), diringkas ulang pakai kata sendiri. Metadata dicek silang lewat BoardGameGeek (boardgame/13) dan situs resmi catan.com.